Materi XII (Teknik Analisis dan Maramalkan Kas Perusahaan)
Yosi Hestiana
1EB02
TEKNIK ANALISIS
DAN MERAMALKAN KAS PERUSAHAAN
Merupakan teknik untuk
mengetahui keadaan kas suatu perusahaan apakah kas perusahaan tersebut sehat
atau tidaknya kas pada perusahaan baik di masa ini maupun di masa yang akan
datang.
1.
Keuangan
Perusahaan
Keuangan
Perusahaan merupakan lembaga yang melaksanakan fungsi utama menyalurkan dana
dari yang surplus/ berlebih kepada mereka yang kekurangan dana. Adapun
jenis-jenis perusahaan keuangan adalah sebagai berikut:
·
Bank Komersial (Commercial Banks) : lembaga simpanan
yang memiliki asset utama berupa pinjaman dan kewajiban utama lain yaitu
tabungan (deposits).
·
Thrifts : lembaga simpanan dalam bentuk tabungan atau
pinjaman, savings banks dan credit unions.
·
Perusahaan asuransi : lembaga keuangan yang menjaga
individu dan perusahaan (policy holders) dari even/kejadian yang buruk.
·
Perusahaan sekuritas dan bank investasi : lembaga
keuangan yang menjamin sekuritas dan terlibat dalam kegiatan sehubungan seperti
broker surat berharga, jual beli surat berharga, dan menghasilkan pasar dimana
surat berharga diperdagangkan.
·
Perusahaan Pembiayaan (Finance companies) : Lembaga
penghubung keuangan yang memberi pinjaman kepada individu dan bisnis.
·
Reksa dana (Mutual Funds) : lembaga keuangan
yang menawarkan rencana simpanan dimana dana milik partisipan mengakumulasi
tabungan selama tahun bekerja mereka sebelum diambil selama tahun penisun
mereka.
2.
Estimasi Penjualan
Peramalan penjualan, yaitu merupakan ramalan unit
dan nilai uang penjualan suatu perusahaan. Penyusunan perencanaan keuangan
apabila disajikan dengan benar, maka informasi tersebut akan berguna bagi pihak
manajemen perusahaan dalam rangka pengembangan usaha yang dilakukan. Apabila
perencanaan keuangan dilakukan secara tepat maka pihak manajemen perusahaan
mampu untuk berusaha secara maksimal dalam rangka pencapaian tujuan yang telah
ditetapkan.
Terdiri Dari Dua Model, Yaitu :
Terdiri Dari Dua Model, Yaitu :
1.
Additive Model
2. Multiplicative Model
3. Estimasi Produksi
Estimasi Produksi adalah anggaran
penjualan yang disesuaikan terhadap perubahan persediaan.
4.
Estimasi Pembelian Bahan
Langsung
Merupakan
pembelian barang secara langsung, baik berupa pembelian secara langsung maupun
sistem online. estimatis ini sangat menguntungkan bagi penjual maupun pembeli.
karena penjual bisa memprodukan barang daganganya dengan cara sistem online,
dan si pembeli juga dapat lebih menguntungkan dan menghematkan. karena pembeli
tidak perlu meluangkan waktu yang lama untuk datang dan pergi ke sana. Cukup
hanya dengan berada di depan komputer dan memilih barang mana yang akan di
belinya, lalu mentransferkan sejumlah uang yang sudah tertera, dengan cara
seperti itu pihak pembeli maupun pihak penjual dapat memperolehkan keuntungan.
Didasarkan pada anggaran penggunaan bahan langsung.
Digunakan sebagai acuan dalam membuat anggaran biaya produksi.
Data yang diperlukan :
• Harga beli bahan baku
• Tingkat persediaan awal
• Target persediaan akhir
5.
Estimasi Pemakaian Bahan Langsung
Biaya kebutuhan bahan baku hanya memuat kuantitas
kebutuhan bahan baku yang diperlukan untuk menghitung jumlah biaya pemakaian
bahan baku yang masih memerlukan data harga setiap jenis bahan baku per unit
yang diperlukan untuk proses produksi. Oleh karena itu, budget biaya pemakaian
bahan baku merupakan kuantitas bahan baku dikalikan dengan harga setiap jenis
bahan baku per unit. Perhitungan tersebut tentu saja hanya berlaku jika harga
per unit bahan baku tetap sepanjang periode budget. Jika terjadi perubahan
harga per unit maka metoda-metoda aliran biaya persediaan yang digunakan perlu
dipertimbangkan. Sebagai contoh : pakaian, kendaraan bermotor ,
minuman, ataupun makanan, dll. barang-barang itu bisa langsung di pakai tanpa
di proses lagi seperti barang yang lain.
6.
Upah Langsung
Upah
langsung adalah upah yang diberikan oleh atasan atau manager secara langsung
kepada para karyawannya setelah mereka melakukan apa yang menjadi kewajiban
mereka sebagai pekerja dan biasanya upah tsb berupa uang.
Biaya manufaktur yang mudah dilacak keberadaannya dalam produk yang
dibuat , misalkan ; 1unit meja belajar menyerap biaya kerja sebesar Rp.
250.000,- per unit . Selain upah langsung dalam proses produksi sering terjadi
pembayaran untuk upah tidak langsung ( indirect labor ) , misalkan ; upah
pemeliharaan mesin pabrik , penangan material , insinyur dan lainnya . Pos
biaya tersebut masuk ke kategori biaya umum pabrik ( factory overhead ) Upah langsung tersebut berupa biaya variabel ( variable costs ) . Saat
ini banyak perusahaan membayar para karyawan pabriknya dengan sistem gaji tetap
( fixed salary ) per bulan .
7.
Estimasi Beban Fabrikase
Estimasi fabrikase merupakan estimasi yang
menjelaskan tentang beban pabrikase.
8.
Estimasi Harga Pokok Penjualan / HPP
HPP adalah biaya yang masuk ke
dalam menciptakan produk yang menjual perusahaan, sehingga biaya hanya
dimasukkan dalam mengukur adalah mereka yang secara langsung terkait dengan
produksi produk. Sebagai contoh, HPP untuk mobil itu akan meliputi biaya
material untuk bagian-bagian yang masuk ke dalam membuat mobil bersama dengan
biaya tenaga kerja yang digunakan untuk menempatkan mobil bersama. Biaya
pengiriman mobil ke dealer dan biaya tenaga kerja yang digunakan untuk menjual
mobil akan dikecualikan. Biaya tepat dimasukkan dalam perhitungan HPP akan
berbeda dari satu jenis bisnis yang lain.
Biaya barang dikaitkan dengan
produk-produk sebuah perusahaan dibebankan sebagai perusahaan yang menjual
barang-barang ini. Ada beberapa cara untuk menghitung HPP, tetapi salah satu
cara yang lebih mendasar adalah mulai dengan persediaan awal periode dan
tambahkan jumlah pembelian selama periode kemudian dikurangi dengan persediaan
akhir.Perhitungan ini memberikan jumlah persediaan atau, lebih khusus, biaya
persediaan ini, dijual oleh perusahaan selama periode. Karena itu, jika sebuah
perusahaan dimulai dengan $ 10 juta di persediaan, membuat $ 2 juta dalam
pembelian dan berakhir periode dengan $ 9 juta dalam persediaan, biaya
perusahaan barang untuk periode yang akan menjadi $ 3 juta ($ 10.000.000 + $ 2
juta - $ 9 juta).
Ringkasan dari anggaran produksi dengan
memperhatikan tingkat persediaan akhir. Beberapa data yang diperlukan yaitu :
·
Data yang telah
dihitung dalam anggaran produksi, anggaran bahan langsung, anggaran overhead dan
anggaran tenaga langsung.
·
Keakuratan data
dipengaruhi oleh data dalam anggaran yang lain.
9.
Estimasi Beban Penjualan
Merupakan
beban yang ditanggung si penjual karena terdapat beberapa faktor yang membuat
perusahaan atau si penjual menanggung beban oleh pihak-pihak tertentu. Misalnya
beban pajak, kerusakan barang-barang, dll yang membuat perusahaan menjadi
terbebani.
10. Estimasi
Beban Administrasi
Beban administrasi perusahaan yang fokus dari
kepentingan politik pada saat ini. Badan penelitian Eim estimasi total biaya
administrasi di sektor pekerjaan sementara.
Penyebab utama dari ukuran biaya administrasi di sektor pekerjaan sementara adalah :
Penyebab utama dari ukuran biaya administrasi di sektor pekerjaan sementara adalah :
·
Tingginya jumlah
pekerja pekerjaan sementara dan tingginya laju perubahan pada pekerja pekerjaan
sementara (rata-rata tahunan 1.3 juta pendaftaran, 1.1 juta penempatan dan 15.6
juta pembayaran remunerasi)
·
Perubahan
undang-undang banyak dan perubahan kecil yang menghadapi sektor pekerjaan
sementara
·
Penerapan sistem
pembayaran remunerasi mingguan (bukan bulanan atau per 4 minggu), yang melekat
pada penggunaan pekerja flex.
11. Estimasi
Laba/ Rugi
Estimasi Laba / Rugi Adalah laporan keuangan suatu perusahan yang
menunjukan keuntungan atau kerugian. di mana semua laporan keuangan di tunjukan
pada estimasi ini, karena dengan estimasi ini perusahaan ini bisa mengetahui
apakah perusahaan ini mendapatkan keuntungan atau laba ataupun memperoleh
kerugian.
Teknik
analisis data yang akan dilakukan terdiri dari beberapa langkah yaitu :
a)
Peramalan Penjualan
Untuk menyusun peramalan keuangan dalam penelitian ini
menggunakan metode regresi linier dan model-model yang terkomputerisasi.
Analisis regresi merupakan metode yang umum digunakan untuk meramalkan
kebutuhan-kebutuhan keuangan dan tidak terlalu mudah terkena perangkap
potensial dan metode prosentase penjualan. Pada analisis regresi ini, persamaan
yang digunakan untuk menganalisa data adalah:
Y = a + bX
Keterangan :
Y = adalah variabel dependen
a = adalah intersep (titik potong kurva terhadap sumbu
Y)
b = adalah kemiringan (slope) kurva linier
X = adalah variabel independen
Persamaan diatas dapat digunakan untuk menaksir nilai
Y, jika nilai a, b, dan X diketahui. Nilai a merupakan nilai Y yang dipotong
oleh kurva linier pada sumbu vertikal Y (a adalah nilai Y, bila X = 0). Nilai b
adalah kemiringan (slope) kurva linier yang menunjukkan besarnya perubahan
nilai Y sebagai akibat perubahan setiap unit nilai X. Besarnya nilai a dan b
konstan sepanjang kurva linier.
b) Tingkat
Pertumbuhan Penjualan
Adapun persamaan yang digunakan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan penjualan yaitu:
Gt = tingkat pertumbuhan penjualan
SRt = penjualan pada tahun tSRt-1 = penjualan pada tahun t-1
Adapun persamaan yang digunakan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan penjualan yaitu:
Gt = tingkat pertumbuhan penjualan
SRt = penjualan pada tahun tSRt-1 = penjualan pada tahun t-1
·
Penentuan besarnya AFN (Additional Fund Needed)
·
Peramalan neraca
·
Peramalan laporan laba rugi
12. Estimasi Kas
Estimasi
Kas Adalah laporan keuangan yang menunjukan berapa uang yang di punyai oleh
perusahaan itu, karena dengan adanya kas perusahaan dapat mengetahui berapa
jumlah uang atau kas yang ada.apakah perusahan tersebut memperoleh keuntungan
atau kenaikan kas atau bahkan memeproleh penurunan kas.
Simpulan :
Ø Estimasi Penjualan dan Anggaran
Penjualan : Estimasi penjualan Biaya produksi atau Harga Pokok
Produksi (Cost of Goods Manufactured) merupakan kumpulan dari biaya-biaya yang
dikeluarkan untuk memperoleh dan mengolah bahan baku sampai menjadi barang
jadi.
Biaya-biaya tersebut terdiri dari:
·
Biaya Bahan Baku (disingkat BBB)
·
Biaya Tenaga Kerja Langsung (
disingkat BTKL)
·
Biaya Overhead Pabrik (disingkat BOP)
Ø Estimasi
Pembelian Bahan Langsung Adalah pembelian barang secara
langsung, baik berupa langsung maupun sistem online.
Ø Pemakaian bahan langsung adalah biaya yang dikeluarkan
untuk membiayai bahan baku bahan pembantu dan bahan penunjang produksi
Ø Estimasi
Beban Fabrikase adalah estimasi yang
menjelaskan tentang beban pabrikasi,
Ø HPP adalah biaya yang masuk ke
dalam menciptakan produk yang menjual perusahaan, sehingga biaya hanya
dimasukkan dalam mengukur adalah mereka yang secara langsung terkait dengan
produksi produk.
Ø Estimasi
Beban Penjualan Adalah beban sie penjual
karena terdapat beberapa faktor yang membuat perusa haan atau sie penjual oeleh
pihak-pihak tertentu.misalkan beban pajak, kerusakan barang-barang, apapun yang
membuat perusahaan menjadi beban.
Ø Beban administrasi perusahaan
yang fokus dari kepentingan politik pada saat ini. Badan Penelitian Eim
estimasi total biaya administrasi di sektor pekerjaan sementara.
Ø Estimasi
Laba / Rugi Adalah laporan keuangan suatu
perusahan yang menunjukan keuntungan atau kerugian.
Ø Estimasi
Kas Adalah laporan keuangan yang menunjukan berapa uang yang di punyai oleh
perusahaan itu, karena dengan adanya kas perusahaan dapat mengetahui berapa
jumlah uang atau kas yang ada. Apakah perusahan tersebut
memperoleh keuntungan atau kenaikan kas atau bahkan memeproleh penurunan kas.
Sumber :
https://robiepiyan.wordpress.com/2012/01/15/teknis-analisis-meramalkan-kas-perusahaan/
Komentar
Posting Komentar