Materi VIII (Konsep dan Nilai Waktu Uang)
Yosi Hestiana
1EB02
KONSEP DAN NILAI
WAKTU UANG
A.
Pengertian Konsep dan Nilai Waktu Uang
Time value of money atau dalam
bahasa Indonesia disebut nilai waktu uang adalah merupakan suatu konsep yang
menyatakan bahwa nilai uang sekarang akan lebih berharga dari pada nilai uang
masa yang akan datang atau suatu konsep yang mengacu pada perbedaan nilai uang
yang disebabkan karena perbedaaan waktu.
Dalam memperhitungkan, baik nilai
sekarang maupun nilai yang akan datang maka kita harus mengikutkan panjangnya
waktu dan tingkat pengembalian maka konsep time value of money sangat penting
dalam masalah keuangan baik untuk perusahaan, lembaga maupun individu. Dalam
perhitungan uang, nilai Rp. 1.000 yang diterima saat ini akan lebih bernilai
atau lebih tinggi dibandingkan dengan Rp. 1.000 yang akan diterima dimasa akan
datang.
Hal tersebut sangat mendasar karena
nilai uang akan berubah menurut waktu yang disebabkan banyak factor yang
mempengaruhinya seperti.adanya inflasi, perubahan suku bunga, kebijakan
pemerintah dalam hal pajak, suasana politik, dll.
Manfaat time value of money adalah
untuk mengetahui apakah investasi yang dilakukan dapat memberikan keuntungan
atau tidak. Time value of money berguna untuk menghitung anggaran. Dengan
demikian investor dapat menganalisa apakah proyek tersebut dapat memberikan
keuntungan atau tidak. Dimana investor lebih menyukai suatu proyek yang
memberikan keuntungan setiap tahun dimulai tahun pertama sampai tahun
berikutnya.
B.
Konsep Nilai Waktu Uang
Konsep nilai
waktu uang di perlukan oleh manajer keuangan dalam mengambil keputusan ketika
akan melakukan investasi pada suatu aktiva dan pengambilan keputusan ketika
akan menentukan sumber dana pinjaman yang akan di pilih. Suatu jumlah uang
tertentu yang di terima waktu yang akan datang jika di nilai sekarang maka
jumlah uang tersebut harus di diskon dengan tingkat bunga tertentu
(discountfactor).
ISTILAH YANG DIGUNAKAN :
Pv = Present Value (Nilai
Sekarang)
SI = Simple
interest dalam rupiah
Fv = Future Value (Nilai yang
akan datang)
An = Anuity
I = Bunga (i =
interest / suku
bunga)
n
= tahun ke-
P0 = pokok/jumlah uang yg
dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu
Konsep nilai
waktu uang (time value of money concept) merupakan konsep yang dipahami
sebagian besar orang di dunia. Teorinya: uang yang ada sekarang lebih tinggi
nilainya dibandingkan jumlah yang sama dimasa depan. Sebagai contoh: uang
sejumlah Rp 6.000,00 sekarang dapat membeli satu liter beras kualitas sedang.
Namun, uang sejumlah tersebut diatas tidak dapat membeli satu liter beras pada
tahun depan, mungkin 0,9 liter. Disini terlihat bahwa secara kualitas, nilai
uang tergerus seiring dengan jalannya waktu. Tergerusnya nilai uang tersebut
disebut sebagai inflasi.
Inflasi
muncul melalui banyak sebab. Dari sudut makro ekonomi, inflasi bisa berarti
kabar yang baik (pada batasan tertentu). Jika pengangguran menurun, artinya
banyak orang menerima penghasilan, artinya pula ada banyak uang yang beredar di
pasar. Selaras dengan hukum penawaran dan permintaan, maka saat daya beli
meningkat (karena orang-orang menerima penghasilan) maka harga-harga biasanya
ikut naik. Kenaikan harga tersebut sudah kita pahami sebelumnya sebagai
inflasi. Maka jelas inflasi (sekali lagi pada batas tertentu) merupakan salah
satu indikator menurunnya pengangguran.
Inflasi
merupakan salahsatu konsekuensi dari perkembangan perekonomian. Yang harus
diperhatikan dari inflasi adalah: apakah kenaikan harga (inflasi) tersebut
didukung oleh daya beli seseorang (secara kualitatif)? Mari kita biarkan dahulu
tentang masalah ini kepada penentu kebijakan.
Tujuan dari
rencana keuangan adalah untuk mencapai keadaan perekonomian seseorang seperti
yang ditargetkan sebelumnya. Maka dalam merencanakan keuangan penting kita
ketahui bahwa inflasi merupakan bagian yang inheren pula dari setiap
tindakan/keputusan keuangan yang diambil. Misalnya dalam keputusan memilih
investasi : jangan sampai pengorbanan sekarang yang kita lakukan, alih-alih
mendapat nilai tambah, akhirnya justru menurun.
C.
Metode Nilai Waktu Uang
1.Present
Value
Nilai
sekarang (Present Value) adalah nilai sekarang dari satu jumlah uang atau
satu seri pembayaran yang akan datang, yang dievaluasi dengan suatu tingkat
bunga tertentu. Suatu investasi dapat diterima hanya jika investasi itu
menghasilkan paling tidak sama dengan tingkat hasil investasi di pasar yaitu
lebih besar dari pada tingkat bunga deposito (tingkat hasil tanpa resiko).
Misalnya tingkat hasil pasar 20%, hal itu lazim disebut dengan tingkat
diskonto artinya alat untuk mengitung nilai tunai dari suatu hasil investasi di
masa mendatang. Oleh karena itu penerimaan-penerimaan harus dijadikan nilai
sekarang untuk dibandingkan dengan nilai investasinya. Jika kita akan menerima
uang sejumlah Rp12.000.000,00 satu tahun yang akan datang dengan bunga 20% per
tahun, maka nilai sekarang (P0 ) dari penerimaan tersebut adalah :
Contoh
dari perhitungan PV :
Proyek Investasi A selama tiga
tahun memperoleh penerimaan bersih Rp10.000.000,00 per tahun.
Apabila return yang diharapkan 19%, maka nilai sekarang dari penerimaan
selama 3 tahun tersebut adalah :
P0 =
10.000.000 [{(1/(1+0,19)1+1/(1+0,19)2+1/(1+0,19)3}]
Atau
P0 =
10.000.000(2,79833)
= 27.983.300
2.Future
Value
Nilai
yang akan datang (future value) adalah nilai uang diwaktu akan datang dari
sejumlah uang saat ini atau serangkaian pembayaran yang dievaluasi pada tingkat
bunga yang berlaku. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi fv(), yaitu :
·
Rate, tingkat suku bunga pada periode
tertentu bisa per bulan ataupun per tahun.
·
Nper, jumlah angsuran yang dilakukan
·
Pmt, besar angsuran yang dibayarkan.
·
Pv, nilai saat ini yang akan dihitung
nilai akan datangnya.
·
Type, jika bernilai 1 pembayaran
dilakukan diawal periode, jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode.
Rumus
yang digunakan:
Formula Future
Value sbb:
1) Manual
: Fv = Po (1+r)^n
Fv = nilai pada
tahun ke- n
Po = nilai pada tahun
ke- 0
r =
tingkat bunga
n = periode
2) Tabel
: Fn = Po ( DF r,n
)
DF = discount Factor –
melihat tabel
Contoh :
Budi menabung selama 5 tahun
berturut-turut dengan jumlah yang sama yaitu Rp.2.000.000 / tahun. Dengan
tingkat bunga 10% tahun, berapa tabungan Budi pada tahun ke-5 ?
Jawab :
Cara Manual : FVn
= X [ (1 + r)n -
1 ] / r
FVA5 = 2.000.000 [ (1 + 0,1)5-1
]/0,1
= 2.000.000 [ 6,105] = Rp 12.210.000
3.Net Present Value
3.Net Present Value
Suatu
rencana investasi memerlukan pertimbangan yang cermat. Untuk menilai layak tidaknya
suatu rencana investasi, maka kita perlu menghitung apakah dana yang
diinvestasikan dapat ditutupi oleh hasil penerimaan bersih yang telah
di-present value-kan, atau tidak. Selisih antara nilai investasi
sekarang dengan penerimaan bersih yang dipresent valuekan disebut sebagai
Net Present Value (NPV). Suatu rencana investasi akan diterima jika NPV > 0,
sebab nilai sekarang dari penerimaan total bersih lebih besar daripada nilai
sekarang dari nilai investasi.
Contoh
:
Suatu
proyek dengan dengan investasi sebesar Rp. 10.000.000 dan tingkat bunga yang
relevan sebesar 18%. Proyek ini diharapkan akan menghasilkan nilai sebesar
Rp.15.000.000. Maka berapakah besarnya net present value yang akan dihasilkan?
Jawab:
PVpenerimaan =
15.000.000 / ( 1 + 0.18 )1 = Rp. 12.711.864
PVinvestasi =
10.000.000 / ( 1 + 0.18 )0 = Rp. 10.000.000
Maka
Net Present Value yang dihasilkan adalah
NPV
= PVinvestasi + PVpenerimaan
NPV
= – 10.000.000 + 12.711.864 = Rp. 2.711.864
Sehingga
didapatlah rumus sebagai berikut:
NPV
= Ao + (A1 / (1 + r))
Dimana,
Ao = nilai awal investasi; A1 = nilai penerimaan dari investasi; r =
tingkat suku bunga yang relevan.
4.Internal
Rate of Return
Adalah
suku bunga yg menyamakan nilai sekarang dari arus kas yang diharapkan, atau
penerimaan kas, dengan pengeluaran investasi awal. Teknik perhitungan dengan
IRR banyak digunakan dalam suatu analisis investasi, namun relatif sulit untuk
ditentukan karena untuk mendapatkan nilai yang akan dihitung diperlukan suatu
'trial and error' hingga pada akhirnya diperoleh tingkat bunga yang akan
menyebabkan NPV sama dengan nol. IRR dapat didefinisikan sebagai tingkat bunga
yang akan menyamakan present value cash inflow dengan jumlah initial investment
dari suatu proyek. Dengan kata lain, IRR adalah tingkat bunga yang akan
menyebabkan NPV sama dengan nol, karena present value cash inflow pada tingkat
bunga tersebut akan sama dengan initial investment. Suatu usulan proyek
investasi akan diterima jika IRR > cost of capital dan akan ditolak jika IRR
< cost of capital. Perhitungan IRR untuk pola cash flow yang bersifat
seragam (anuitas), relatif berbeda dengan yang berpola tidak seragam.
Jika pada saat NPV = 0, nilai IRR sebesar 15%, maka tingkat pengembalian investasi adalah 15%. Keputusan menerima atau menolak rencana investasi dilakukan berdasarkan hasil perbandingan IRR dengan tingkat pengembalian investasi yang diinginkan (r). Jika r yang diinginkan adalah 18%, sementara IRR hanya 15%, maka rencana investasi ditolak, dan begitu juga sebaliknya. IRR dapat dicari dengan cara mencoba-coba menggunakan discounting factor sedemikian rupa sehingga mendapatkan NPV = 0. Namun, hal ini cukup sulit untuk dilakukan. IRR dapat dicari dengan lebih mudah jika kita mengetahui 2 perhitungan NPV dengan hasil positif dan NPV dengan hasil negatif. Setelah itu kita bisa menggunakan rumus iterpolasi sebagai berikut :
D. Konsep Anuitas
Adalah rangkaian/seri pembayaran
atau penerimaan uang yang jumlahnya, periode serta tingkat bunganya sama selama
jangka waktu tertentu. Annuity dapat dihitung menggunalan konsep future value
annuity dan present value annuity.
Ada dua jenis anuitas:
·
Anuitas biasa (ordinary) adalah anuitas
yang pembayaran atau penerimaannya terjadi pada akhir periode.
·
Anuitas jatuh tempo (due) adalah anuitas
yang pembayaran atau penerimaannya dilakukan di awal periode.
Perhitungan dapat dilakukan
dengan Rumus dari nilai masa depan Anuitas:
FVA={Ax[(1+i)n-1]}/i
·
FVA = nilai masa depan yang ingin dicapai
·
A = tabungan yang harus dialokasikan
·
i = bunga yang dipakai sebagai perhitungan
·
n = jangka waktu investasi atau tabungan.
Nilai Sekarang Anuitas (Present Value Annuity)
Nilai
Sekarang Anuitas adalah nilai hari ini dari pembayaran sejumlah dana tertentu
yang dilakukan secara teratur selama waktu yang telah ditentukan. Dengan kata
lain, jumlah yang harus anda tabung dengan tingkat bunga tertentu untuk
mandapatkan sejumlah dana tertentu secara teratur dalam jangka waktu tertentu.
Anuitas Abadi
Anuitas
abadi adalah serangkaian pembayaran yang sama jumlahnya dan diharapkan
akanberlangsung terus menerus. PV (Anuitas Abadi) = Pembayaran = PMT
Tingkat suku bunga i Obligasi terusan adalah sebuah obligasi terbitan pemerintah inggris untuk mengkonsolidasikan utang-utang masa lalu, dengan kata lain consol adalah obligasi terusan.
Tingkat suku bunga i Obligasi terusan adalah sebuah obligasi terbitan pemerintah inggris untuk mengkonsolidasikan utang-utang masa lalu, dengan kata lain consol adalah obligasi terusan.
E.
Penjelasan Annuity
Annuity adalah suatu rangkaian
pembayaran uang dalam jumlah yang sama yang terjadi dalam periode waktu
tertentu. Anuitas nilai sekarang adalah sebagai nilai anuitas majemuk saat ini
dengan pembayaran atau penerimaan periodik dan sebagai jangka waktu anuitas.
PVAn = A1 [(S (1+i)n]
= A1 [ 1 – {1/ (1+ i)n/i } ]
Anuitas nilai masa datang
adalah sebagai nilai anuaitas majemuk masa depan dengan pembayaran atau
penerimaan periodik dan n sebagai jangka waktu anuitas.
FVAn = A1 [(S (1+i)n–
1 ] / i
Dimana :
A1 : Pembayaran atau penerimaan
setiap periode
Simpulan :
Time value of money atau dalam
bahasa Indonesia disebut nilai waktu uang adalah merupakan suatu konsep yang
menyatakan bahwa nilai uang sekarang akan lebih berharga dari pada nilai uang
masa yang akan datang atau suatu konsep yang mengacu pada perbedaan nilai uang
yang disebabkan karena perbedaaan waktu.
Dalam
memperhitungkan, baik nilai sekarang maupun nilai yang akan datang maka kita
harus mengikutkan panjangnya waktu dan tingkat pengembalian maka konsep time
value of money sangat penting dalam masalah keuangan baik untuk perusahaan,
lembaga maupun individu.
Sumber :
https://kevinhenanta.wordpress.com/2015/11/29/bab-7-konsep-nilai-waktu-dari-uang/
http://panduvarian.blogspot.co.id/2012/11/konsep-nilai-waktu-dari-uang_18.html
Komentar
Posting Komentar