Materi IV (Kewiraswastaan dan Perusahaan Kecil)


                                                             Hasil gambar untuk lambang gunadarma                                                         

                                                   Yosi Hestiana
                                         1EB02

KEWIRASWASTAAN DAN PERUSAHAAN 



I.            Kewiraswastaan

A.  Pengertian kewiraswastaan
Istilah kewiraswastaan (Entrepreneurship) Kewiraswastaan adalah kemampuan dan kemauan seseorang untuk berisiko dengan menginvestasikan dan mempertaruhkan waktu, uang dan usaha, untuk memulai suatu perusahaan dan menjadikannya berhasil. Melalui upaya yang dijalankan yang bersangkutan merencanakan dan mengharapkan kompensasi dalam bentuk keuntungan di samping kepuasan. Bidang usaha atau perusahaan yang dibangun oleh seseorang dengan kepribadian tertentu sebagai alternative penyediaan lapangan kerja, minimal bagi si pemilik modal itu.

B.  Pengertian Wiraswastawan 
Wiraswastawan berasal dari kata “wira” dan “Swasta”. “Wira” berarti sesuatu yang bersifat mulia/luhur. Sedangkan “swasta” berarti kemampuan untuk berdiri (sta) atas kekuatan sendiri (swas). Yaitu menunjuk seseorang yang memiliki kepribadian tertentu yang secara kualitatif lebih dari kebanyakan manusia pada umumnya, yaitu pribadi yang memiliki kemampuan untuk berdiri atas kekuatan diri sendiri, mengambil resiko, dan tegas. Dan berikut peranan wiraswastawan yaitu :
Ø  Memimpin usaha secara teknis maupun ekonomis dengan berbagai aspek fungsi fungsional.
Ø  Mencari keuntungan bisnis.
Ø  Membawa perusahaan ke arah kemampuan.
Ø  Memperkenalkan hasil produksi baru.
Ø  Memperkenalkan cara produksi yang lebih maju.
Ø  Membuka pasar.
Ø  Merebut sumber bahan mentah maupun bahan setengah jadi.
Ø  Melaksanakan bentuk organisasi perusahaan yang baru.

C.  Unsur Penting Wiraswasta

1.      Unsur pengetahuan

Mencirikan tingkat penalaran yang dimiliki seseorang. Pada umumnya unsur pengetahuan banyak ditentukan oleh tingkat pendidikan orang bersangkutan.

2.      Unsur keterampilan
Pada umumnya diperoleh melalui latihan dan pengalaman kerja nyata. Wiraswastawan yang dilengkapi keterampilan tinggi akan mempunyai keberhasilan yang lebih tinggi.

3.      Unsur kewaspadaan
Merupakan paduan unsur pengetahuan dan sikap mental dalam menghadapi keadaan yang akan datang. Kewaspadaan berkaitan dengan pemikiran atau rencana tindakan untuk menghadapi sesuatu yang mungkin terjadi atau diduga yang akan dialami.

II.            Perusahaan Kecil dalam Lingkungan Perusahaan.

A.  Perusahaan Kecil
Memegang peranan penting dalam suatu komunitas perusahaan swasta. Sering kali perusahaan kecil memunculkan gagasan baru yang merupakan terobosan penting dalam perekonomian. Dengan demikian perusahaan kecil dapat berkembang dengan pesat menjadi suatu perusahaan besar/raksasa. Berikut ciri – ciri perusahaan kecil :
1.      Manajemen berdiri sendiri
2.      Investasi modal terbatas
3.      Daerah operasinya lokal
4.      Ukuran secara keseluruhan relatif kecil
Berikut ini menjelaskan mengenai keuntungan dan kelemahan Perusahaan kecil yaitu keuntungan terlihat dari kebebasan flesibilitas gerak perusahaan dan kecepatannya dalam mengantisipasi perubahaan tuntunan pasar. Sedangkan kekurangan, perusahaan dengan ukuran apapun akan selalu mengadung resiko dan mudah terpengaruhi oleh perubahan kondisi ekonomi.

B.  Perkembangan Franchising di Indonesia
Waralaba atau Franchising yaitu hak – hak untuk menjual suatu produk atau jasa maupun suatu layanan. 

Jenis usaha yang potensial diwaralabakan :

1.      Produk dan jasa otomotif
contohnya seperti pemasok otomotif, ban, komponen, jasa parkir, dan lain – lain.
2.      Bantuan dan jasa bisnis
contohnya seperti jasa akuntansi, hukum, administrasi, dan lain – lain.
3.      Produk dan jasa konstruksi
contohnya seperti perbaikan rumah, pintu – pintu, dan lain – lain.
4.      Jasa pendidikan
contohnya seperti bimbingan belajar, taman kanak – kanak, dan lain – lain.
5.      Rekreasi dan liburan
contohnya seperti hotel, kolam renang, dan lain – lain.
6.      Fastfood dan Take Away
contohnya seperti ayam goreng, bakmi, dan lain – lain.
7.      Stan makanan/food stalls
contohnya seperti toko aneka makanan kecil.
8.      Perawatan kesehatan, medis dan kecantikan
contohnya seperti jasa akupuntur.
9.      Jasa membersihkan karpet, pemasangan gorden, kebersihan rumah.
10.  Eceran/Retailing
contohnya seperti Ros, tas, dan lain – lain.

C.  Persamaan Kewirausahaan dan Bisnis Kecil

1.      Mereka sama – sama berbisnis.
2.      Pengukuran potensi bisnis sama.
3.      Kapasitas dan varietas bisa dikatakan hampir sama.
4.      Jiwa enterpreneur yang dimiliki sama.
5.      Unsur permodalan hanya dilihat dari sudut pandang yang berbeda.

D.  Perbedaan Kewirausahaan dan Bisnis Kecil
Perbedaan kewirausahaan dan bisnis kecil pada dasarnya kewirausahaan memiliki badan hukum yang jelas sedangkan bisnis kecil memiliki badan hukum yang tidak jelas. Kewirausahaan lebih meningkatkan hasil dari suatu produknya, sedangkan bisnis kecil lebih meningkatkan laba yang di dapatkan.


Simpulan :
Jadi, kewirausahaan adalah suatu profesi yang timbul karena interaksi antara penngetahuan  yang dapat diperoleh dari pendidikan formal dengan seni yang digali dari rangkaian kerja yang diberikan oleh praktek. Oleh karena itu wirausahawan melakukan kegiatan mengorganisasikan berbagai faktor produksi sehingga menjadi suatu kegiatan ekonomi yang menghasilkan laba balas jasa kesediaan memikul resiko.

Sumber :
M.Fuad.,dkk.2006.Pengantar bisnis.Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama
Prof. Dr. M. Manulang.2013. Pengantar Bisnis. Jakarta:PT Indeks
fachrurrozyezy740.blogspot.co.id/2014/11/kewiraswastaan-dan-perusahaan-kecil.html?m=1
nurindahoktaviani.blogspot.co.id/2014/11/kewiraswastaan-dan-perusahaan-kecil.html?/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jus Mangga

Softskill M4