Materi II (Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan)

             

Hasil gambar untuk gambar ruang lingkup bisnis
                                                                              
                                                                      Yosi Hestiana
                                                                                                 1EB02



PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN

I.            Pengertian Perusahaan

Dalam UU No. 8 tahun 1997 tentang dokumen perusahaan, yang dimaksud dengan perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang melakukan kegiatan secara tetap dan terus menerus dengan tujuan memperoleh keuntungan atau laba, baik yang diselenggarakan perseorangan maupun badan usaha yang berbentuk badan hukum atau bukan badan hukum, yang didirikan dan berkedudukan dalam wilayah NKRI.

Sedangkan menurut Prof. Mr. W.L.P.A. Molengraff dalam bukunya Saliman, yang dinamakan perusahaan adalah keseluruhan perbuatan yang dilakukan secara terus menerus, bertindak keluar, untuk mendapatkan penghasilan dengan cara memperniagakan barang – barang, menyerahkan barang – barang, atau mengandakan perjanjian – perjanjian perdagangan. (Abdul Rasyid Saliman, 2005:81)

Jadi, kesimpulan yang di dapat yaitu perusahaan merupakan suatu organisasi atau bentuk usaha yang melakukan kegiatan secara tetap dan terus menerus dengan mencapai tujuan dan memperoleh suatu keuntungan.

II.            Tempat Kedudukan dan Letak Perusahaan

A.   Pengertian / Arti definisi lokasi  perusahaan
Lokasi perusahaan adalah suatu tempat di mana perusahaan itu melakukan kegiatan fisik. Kedudukan perusahaan berbeda dengan lokasi perusahaan, karena kedudukan perusahaan adalah kantor pusat dari kegiatan fisik perusahaan. Contoh bentuk lokasi perusahaan yaitu pabrik tempat memproduksi barang.

B.  Faktor yang mempengaruhi letak perusahaan antara lain :

Ø  Harga bahan mentah atau bahan pembantu
Ø  Tingkat upah buruh
Ø  Tanah
Ø  Pajak
Ø  Tingkat bunga
Ø  Biaya alat produksi
Ø  Biaya atas jasa pihak ketiga

C.  Jenis – jenis lokasi perusahaan

1.      Lokasi perusahaan yang ditetapkan pemerintah
Sudah di tetapkan dan tidak bisa seenaknya membangun perusahaan di luar lokasi yang telah ditentukan karena perusahaan didirikan atas dasar pertimbangan, keamanan, politik dan kesehatan. Contohnya adalah seperti kawasan industri cikarang, pulo gadung, perusahaan kimia, dan sebagainya.
2.      Lokasi perusahaan yang mengikuti sejarah
Biasanya menjalankan aktivitasnya di suatu daerah tertentu karena hanya dapat di jelaskan berdasarkan nilai sejarah tertentu yang dapat memberikan pengaruh pada kegiatan bisnis. Contohnya adalah seperti perusahaan batik pekalongan, perusahaan udang di cirebon yang merupakan kota udang.
3.      Lokasi perusahaan yang mengikuti kondisi alam
Pada umunnya karena tersediaan dan kemudahan bahan baku. Contohnya adalah seperti tambang mas di cikotok, tambang aspal di buton, minyak bumi dan sebagainya.
4.      Lokasi perusahaan yang mengikuti faktor – faktor ekonomi
Pemilihnya di pengaruhi beberapa faktor ekonomi seperti ketersediaan bahan baku, faktor ketersediaan tenaga kerja, dan lain – lain.

D.  Cara penentuan letak perusahaan.

1.      Cara kualitatif
Dengan diadakannya penilaian secara kualitatif terhadap faktor – faktor yang dianggap relevan atau memegang peranan pada setiap pilihan lokasi.
2.      Cara kuantitatif
Dengan hasil analisis kualitatif dikuantifikasikan dengan cara memberikan nilai pada masing - masing kriteria.

III.            Perusahaan dan Lembaga Sosial

Perusahaan adalah suatu unit kegiatan produksi yang menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat. Hal ini disebabkan karena kebutuhan manusia tidak bisa digunakan secara langsung dan harus melewati sebuah proses sampai bisa langsung di gunakan oleh manusia. Sedangkan lembaga sosial adalah organisasi dalam bentuk kesadaran sosial yang dibentuk dan bertujuan untuk dapat melayani masyarakat luas sesuai dengan bidangnya.  

A.   Tujuan pendirian perusahaan

1.      Tujuan ekonomis
Upaya perusahaan untuk mempertahankan eksistensinya. Contoh tujuan ekonomis seperti menciptakan laba, pelanggan, keinginan konsumen, tenaga produk, kualitas harga, kuantitas, pelanggan (inovatif).

2.      Tujuan sosial
Untuk memperhatikan keinginan investor, karyawan, penyedia, faktor – faktor produksi, maupun masyarakat luas.

Kedua tujuan tersebut saling mendukung untuk mencapai tujuan utama perusahaan untuk memberi kepuasan keinginan konsumen ataupun pelanggan.

B.  Perusahaan sebagai suatu sistem

Sistem adalah suatu kesatuan dari unit – unit yang saling berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Perusahaan adalah suatu sistem karena merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi proses produksi secara distribusi barang dan jasa untuk mencapai tertentu antara lain keuntungan, pemenuhan kebutuhan masyarakat, maupun tanggung jawab sosial.
a.       Kepada pemilik modal : pengelolaan keuangan dan kemajuan perusahaan.
b.      Kepada lembaga peneliti : membantu pendanaan.
c.       Kepada pekerja : membayar gaji dan memenuhi fasilitas kerja.
d.      Kepada konsumen : menyediakan barang dan jasa yang bagus.
e.       Kepada pemerintah : membayar pajak.

C.  Sifat sistem perusahaan
Ø  Kompleks.
Ø  Sebagai suatu kesatuan/unit.
Ø  Sifatnya beragam.
Ø  Saling tergantung.
Ø Dinamis.

D.  Fungsi – fungsi perusahaan

1.      Fungsi operasi
Pemasaran, keuangan, personalia, pembelian dan produksi, fungsi operasional utama perusahaan, akuntansi, administrasi, teknologi informasi, transformasi dan komunikasi, pelayanan umum dan uu, fungsi operasional penunjang.
2.      Fungsi manajemen
Perencanaan, pengorganisasian, pengarah, pengendalian.

E.   Ciri – ciri perusahaan

1.      Operatif
Adanya suatu aktivitas ekonomi yang berkenaan dengan kegiatan produksi penyediaan / distribusi barang dan jasa.
2.      Koordinatif
Di perlukan koordinasi semua pihak agar saling mendukung satu sama lain untuk mencapai suatu tujuan.
3.      Regular
Untuk mencapai kesinambungan perusahaan diperlukan keteraturan yang dapat mendukung aktivitas agar dapat selalu bergerak maju.
4.      Dinamis
Lingkungan selalu berubah karena itu mampu mengikuti dan menyesuaikan diri terhadap perubahan.
5.      Formal
Mengikuti peraturan yang berlaku setelah memenuhi persyaratan pendirian.
6.      Lokasi
Perusahaan didirikan pada suatu tempat tertentu dalam suatu kawasan yang secara geografis jelas.
7.      Pelayanan bersyarat
Keberhasilan perusahaan tersebut terhadap visi dan misi dalam suatu kawasan yang secara geografis jelas.

IV.            Berbagai Macam Lingkungan Perusahaan dan Pengaruhnya Terhadap Perusahaan

1.    Lingkungan eksternal
Adalah semua kejadian di luar perusahaan yang memiliki potensi untuk mempengaruhi perusahaan (Chuck wiliams,2001;51). Lingkungan eksternal terbagi menjadi 2 :

a.      Lingkungan eksternal mikro
Merupakan unsur – unsur tindakan langsung atau lingkungan khusus. Lingkungan eksternal mikro terdiri dari :
-          Pelanggan (customer)
-          Pesaing (competitors)
-          Pemasok (supplier)
-          Perwakilan – perwakilan pemerintah
-          Lembaga keuangan

b.      Lingkungan eksternal makro
Merupakan unsur – unsur tindakan tidak langsung atau lingkungan umum. Lingkungan eksternal makro terdiri dari :
-          Ekonomi
-          Teknologi
-          Politik hukum
-          Sosial budaya

2.    Lingkungan internal
Adalah kejadian dan kecendrungan dalam suatu organisasi yang mempengaruhi manajemen, karyawan dan budaya organisasi. Yang termasuk lingkungan internal adalah :
a.       Tenaga kerja
b.      Peralatan dan mesin
c.       Permodalan (pemilik, investor, pengolahan dana)
d.      Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan
e.       Sistem informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan.

V.            Pendekatan Dalam Melihat Bisnis dan Lingkungan

Kesempatan bisnis akan selalu di pengaruhi oleh lingkungan di sebabkan karena hubungan antar bisnis dengan lingkungan sangat erat. Perusahaan yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan akan tersingkir dari kancah persaingan bisnis. Hubungan antara bisnis dengan lingkungan kemudian ditelah oleh para usahawan. Pada mulanya telah di lakukan secara tradisional yaitu mereka beranggapan bahwa bisnis mereka yang menduduki titik sentral sedangkan lingkungan merupakan hal sekunder yang mengelilingi bisnisnya. Pandangan tradisional tersebut sering di sebut dengan yang berorientasi produsen atau “Producer Oriented Aproach” . Pandangan itu sangat cocok dengan kondisi saat itu keadaannya disebut sebagai “Seller’s Market” yang artinya produsen masih langka sehingga barang apapun yang dihasilkan akan selalu terjual.

Simpulan :
Jadi, kesimpulan yang di dapat yaitu perusahaan merupakan suatu organisasi atau bentuk usaha yang melakukan kegiatan secara tetap dan terus menerus dengan mencapai tujuan dan memperoleh suatu keuntungan. Dan dapat diartikan Perusahaan adalah suatu unit kegiatan produksi yang menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat. Hal ini disebabkan karena kebutuhan manusia tidak bisa digunakan secara langsung dan harus melewati sebuah proses sampai bisa langsung di gunakan oleh manusia. Sedangkan lembaga sosial adalah organisasi dalam bentuk kesadaran sosial yang dibentuk dan bertujuan untuk dapat melayani masyarakat luas sesuai dengan bidangnya. Tujuan pendirian usaha dapat dibagi menjadi 2 pendirian ekonomis dan sosial.




Sumber :
Widiyono dan Muhaer Pakkanna., 2014, Pengantar bisnis.Jakarta:Mitra Wacana Media
Wurips.staff.gunadarma.ac.id
Diandrasavv.blogspot.co.id/2014/11/pengantar-bisnis.html?m=1
sandylifiasyani.wordpress.com/2012/09/28/pengertian-bisnis-menurut-para-ahli
http://denganinfo.blogspot.co.id/2011/09/pengertian-dan-ruang-lingkup-bisnis.html?=1









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jus Mangga

Softskill M4

Materi IV (Kewiraswastaan dan Perusahaan Kecil)