Evaluasi keberhasilan koperasi dilihat dari sisi anggota

Evaluasi keberhasilan koperasi dilihat dari sisi anggota

Yosi Hestiana
26217305
2EB12




A.    Efek-efek Ekonomis Koperasi
Hubungan yang dilakukan koperasi dengan para anggotanya, yang kedudukannya sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi, , anggota koperasi mempersoalkan kontinuitas pengadaan kebutuhan barang maupun jasa, menguntungkan atau tidak pelayanan koperasi dibandingkan dengan penjual atau pembeli di luar koperasi.
Motivasi ekonomi anggota sebagai pemilik akan mempersoalkan simpanan yang telah diserahkannya, apakah menguntungkan atau tidak. Dalam badan usaha koperasi, profit bukanlah satu-satunya yang dicari, melainkan besar kecilnya partisipasi anggota dalam melakukan transaksi di dalalm koperasi. Semakin tinggi partisipasi anggota, maka semakin tinggi pula manfaatnya yang didapatoleh anggota. Sedangkan anggota sebagai pengguna akan mempersoalan kontinuitas pengadaan kebutuhan barang dan jasa, menguntungkan atau tidaknya pelayanan koperasi dibandingkan penjual atau pembeli di luar koperasi.

B.     Efek harga dan efek biaya
Partisipasi anggota di pandang dari segi sifatnya, bentuknya, pelaksanaanya, kepentinganya menentukan keberhasilan koperasi. Sedangkan tingkat partisipasi anggota dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya yaitu besarnya nilai utilitarian maupun normatif. Motivasi utilitarian sejalan dengan kemanfaatan ekonomis. Kemanfaatan ekonomis yang dimaksud adalah insentif berupa pelayanan barang-jasa oleh perusahaan koperasi yang efisien, atau adanya pengurangan biaya dan atau diperolehnya harga yang menguntungkan serta penerimaan bagian dari keuntungan (SHU) baik secara tunai maupun dalam bentuk barang. Bila dilihat dari peranan anggota dalam koperasi yang begitu dominan, maka setiap harga yang ditetapkan koperasi harus dibedakan antara harga untuk anggota dengan harga untuk non anggota. Perbedaan ini mengharuskan daya analisis yang lebih tajam dalam melihat peranan koperasi dalam pasar yang bersaing.

C.    Analisis hubungan efek ekonomis dengan keberhasilan koperasi
Koperasi adalah badan usaha yang kelahirannya di landasi oleh fikiran sebagai usaha kumpulan orang - orang bukan kumpulan modal. Karena semakin tinggi partisipasi anggota, maka semakin tinggi manfaat yang di terima oleh anggota. Keberhasilan suatu  koperasi di tentukan oleh partisipasi anggota dan partispasi anggota sangat berhubungan erat dengan efek ekonomis koperasi yaitu manfaat yang di dapat oleh anggota tersebut. Oleh karena itu koperasi tidak boleh terlepas dari ukuran efisiensi bagi usahanya, meskipun tujuan utamanya melayani anggota.

D. Penyajian dan Analisis Neraca Pelayanan
Perubahan kebutuhan dari para anggota dan perubahan lingkungan koperasi,menjadi penyebab penyajian dan analisi neraca pelayanan. Berikut ini ada dua faktor utama yang mengharuskan koperasi meningkatkan pelayanan kepada anggotanya, yaitu :
1.      Adanya suatu tekanan persaingan dari anggota lain (terutama organisasi non koperasi)
2.      Perubahan suatu kebutuhan manusia sebagai akibat perubahan waktu dan peradaban. Perubahan kebutuhan ini  menentukan kebutuhan pola kebutuhan anggota dalam mengkonsumsi produk-produk yang ditawarkan koperasi.
Oleh karena itu, koperasi mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan anggota yang lebih besar dari pada pesaingnya, maka tingkat partisipasi anggota terhadap koperasinya akan meningkat. Untuk meningkatkan suatu pelayanan, koperasi membutuhkan informasi-informasi yang datang terutama dari anggota koperasi. 
 
 sumber :
https://www.academia.edu/7716723/EVALUASI_KEBERHASILAN_KOPERASI_DILIHAT_DARI_SISI_ANGGOTA




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jus Mangga

Softskill M4

Materi IV (Kewiraswastaan dan Perusahaan Kecil)