Bisnis Impian
PENGANTAR
BISNIS
KAMAR KOS
Dalam
Rangka Memenuhi Salah Satu Tugas Softskill
Mata
Kuliah Pengantar Bisnis
Nama
Dosen: Sri Rakhmawati
Disusun
oleh:
Yosi
Hestiana
(26217305)
FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN AKUNTANSI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2017
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami
panjatkan kepada tuhan Yang Maha Esa atas selesainya tugas softskill yang
berjudul “KAMAR KOS”. Atas dukungan moral dan materil yang di berikan dalam
penyusunan makalah ini, maka penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada:
1.
Ibu Sri Rakhmawati selaku Dosen Pengantar
bisnis, yang memberikan bimbingan pelajaran mengenai Pengantar Bisni
2.
Sumber – sumber yang turut membantu dalam
mengerjakan tugas ini.
Tugas ini di buat dalam
rangka untuk mengikuti mata kuliah Pengantar Bisnis. Penulis menyadari bahwa tugas
ini belum sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun dari rekan – rekan sangat dibutuhkan
untuk penyempurnaan tugas ini.
Depok, 19 Januari 2018
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ........................................................................... i
DAFTAR ISI ......................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN .................................................................... 1
1.1.Sejarah
Pembuatan Bisnis ..................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN ...................................................................... 3
2.1.Proses
Pembuatan Bisnis....................................................... 3
2.2.Strategi Pemasaran
dan Penjualan......................................... 5
2.3.Kelebihan
dan Kekurangan .................................................. 7
2.4.Mengatasi
Permintaan .......................................................... 8
BAB III PENUTUP .............................................................................. 10
3.1.Simpulan
............................................................................... 10
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................ 11
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Sejarah Pembuatan Bisnis
Pertumbuhan sebuah kota tampaknya seiring dengan pertumbuhan pemukiman
penduduknya. Termasuk usaha kos-kosan yang banyak dijumpai di banyak tempat.
Misalnya di Kota Depok. Bisnis kamar kos-kosan tumbuh subur. Setiap bulan
berdiri usaha
kamar kost-kostan baru. Usaha ini semakin marak dan terus maju. Dan setelah
ditelusuri lebih dalam, setiap kamar kost telah terisi penuh oleh para penyewa
yang bekerja maupun menuntut ilmu di perkotaan. Contohnya seperti salah satu
kebutuhan utama kaum mahasiswa di kota-kota yang memiliki kampus adalah
kos-kosan, dan urusan mencari kos-kosan yang bermutu bisa sangat sulit. Oleh
karena itu, memulai usaha kos-kosan bisa
menjadi peluang usaha yang cukup menguntungkan, terutama jika anda ingin
memulai usaha tersebut di kota-kota yang setiap tahunnya pasti kedatangan
mahasiswa baru.
Atas kenyataan itulah membuat kebanyakan orang yang tinggal di kota
memilih menyewa sebuah kamar kost kostan. Inilah peluang bisnis bagi penduduk
kota yang sangat menjanjikan yaitu bisnis kamar kost kostan yang terbukti
menguntungkan. Penghasilan di dapatkan setiap bulan bersifat pasif. Kelebihan
bisnis sewa tempat tinggal ini lainnya adalah mudah dalam pengelolaan, dan
harga sewa yang setiap tahun naik. Selain itu, bisnis
properti ini bisa dilakukan oleh semua kalangan seperti ibu rumah tangga,
mahasiswa, pelajar, karyawan, pensiunan dll.
Akan tetapi, mengelola sebuah rumah kos merupakan tanggung jawab berat,
karena pastinya tidak ingin mendapat keluhan dari mahasiswa yang tinggal di
rumah kos, atau malah mendengar tentang kejadian tidak mengenakkan terjadi di
sana. Bisnis Kamar Kos
sangat cocok untuk orang yang akan menjalani masa pensiun. Jadi, setelah balik
modal, bisa menikmati pasif pada hari tua. Berbisnis rumah kost bisa jadi
pilihan yang masuk akal bagi yang akan
memasuki masa pensiun. Namun, jangan berharap bisa mendapatkan keuntungan kilat
bila terjun di bisnis rumah kost tersebut. Pasalnya, investasi awalnya
tergolong besar. Balik modalnya juga lama, yakni sekitar 5 hingga 6 tahun.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1.
Proses
Pembuatan
Contoh
analisa sederhana pembuatan kos agar kita bisa memperkirakan beberapa biaya :
Ø Pengeluaran
dana pembentukan Kos
Luas tanah
12m x 13m :
156m2
Harga Tanah : Rp. 1.000.000/m2 (+)
Jadi total
harga tanah :
Rp. 156.000.000
Pembuatan
Bangunan 10 kamar : Rp. 220.000.000 (+)
Jadi biaya
membuka usaha kos : Rp. 376.000.000
Berikut ini
lampiran bahan – bahan pembuatan kamar kos :
No.
|
Komponen
|
No
|
Komponen
|
1.
|
Semen
|
9.
|
Reng
|
2.
|
Pasir
|
10.
|
Papan
|
3.
|
Bata
|
11.
|
Listrik
|
4.
|
Besi
|
12.
|
Kusen + Daun Jendela
|
5.
|
Seplit
|
13.
|
Cat
|
6.
|
Paku
|
14.
|
Keramik
|
7.
|
Triplek
|
15.
|
Genteng
|
8.
|
Kayu
|
16.
|
Lain - lain
|
Ø Pemasukan
dari rumah kos
Harga 1 Kos
sudah termasuk (Air, Listrik, wifi) : Rp.
700.000 (X 10 Kos)
Jumlah
pemasukan 1 bulan :
Rp. 7.000.000
Sebelum didirikan kamar kos alangkah baiknya kita membuat Analisis SWOT
karena Analisis SWOT sangat dipertimbangkan dalam pembuatan kamar kos :
1.
Strengh
(Kekuatan)
|
o
Lokasi rumah kost sangat strategis karena dekat
dengan mesjid, pasar, perpustakaan, dan tidak jauh dari lokasi kampus.
o
Fasilitas
rumah kost yang menarik dan lengkap.
o
Akses jalan yang baik.
o
Air menggunakan air PDAM dan sumur.
o
Harga relatif terjangkau
|
2.
Weakness (kelemahan)
|
o
Mahalnya harga tanah karena lokasi cukup strategis
o
Kapasitas listrik yang terbatas sehingga
pemakaiannya harus sehemat mungkin.
|
3 . Opportunities (Peluang)
|
o
Menjamurnya tempat kos namun tidak memiliki faslitas
penunjang kepuasan konsumen.
o
Kurangnya tempat kos yang menyediakan
fasilitas-fasilitas yang bagus namun memiliki harga yang terjangkau.
o
Tempat yang stretegis untuk membuka usaha rumah kos
karena masih dalam area kampus
|
4. Threats (Ancaman)
|
o
Banyaknya rumah kos yang
harganya lebih murah meski fasilitasnya kurang lengkap.
o
Banyak rumah kos yang memiliki
akses menuju kampus yang lebih dekat.
o
Para pengguna sering menyalahgunakan rumah kost
tersebut, misalnya sebagai tempat prostitusi terselubung, penjualan narkoba,
atau persembunyian teroris.
o
Perawatan fasilitas kost kurang diperhatikan oleh
para penghuninya.
|
2.2. Strategi Pemasaran dan Penjualan
Berikut ini
ada beberapa cara membuka usaha kamar kost-kostan yang laku keras dan
menguntungkan saat ini, antara lain:
1.
Survey
Lokasi Usaha
Sebelum memulai usaha kost-kostan, alangkah baiknya melakukan survey
terlebih dahulu terhadap lokasi usaha yang meliputi siapakah pangsa pasar yang
anda bidik, berapakah jumlahnya dan seberapa banyak pesaing dalam bisnis
properti ini.
Setelah mengantongi data itu maka anda bisa membuka
bisnis properti kamar kost-kostan di daerah strategis sesuai target market
seperti sekitar pusat perkantoran, dekat pabrik industri, sekitar sekolah,
sekitar rumah sakit dan kampus dll. Usaha bisnis kamar kost-kostan akan laku
keras saat penerimaan mahasiswa baru jika yang dibidik adalah pasar mahasiswa.
Pastikan juga lokasi usaha yang hendak dibangun rumah kost-kostan tidak
mengalami banjir ketika hujan, lingkungan sekitar aman, air bersih selalu
tersedia dll.
2.
Fasilitas
Menyikapi persaingan yang cukup tinggi dari bisnis kamar kost-kostan maka
perlu memberikan keunggulan dari usaha kost seperti letak kos-kosan yang
strategis dan dekat dengan tempat kuliah atau tempat kerja dan fasilitas yang
didapatkan dari kamar kost sudah komplit yang meliputi pemasangan WIFI dan kamar
mandi yang nyaman dan lain-lain.
3.
Aturan
Dalam memulai usaha kos-kosan, hal yang sangat penting untuk ditetapkan
sejak awal adalah adanya penerapan aturan yang tegas. Harus sudah membuat
berbagai aturan tertulis seperti aturan jam malam, aturan larangan membawa
lawan jenis ke dalam kamar selain anggota keluarga, aturan pembagian giliran
pencucian kamar mandi (untuk rumah kos yang tidak ada pembantu), aturan
larangan membawa masuk obat-obatan terlarang dan sebagainya.
Pastikan menetapkan sanksi tegas dan aturan ini ditempelkan di
tempat-tempat yang bisa dilihat penghuni kos seperti pintu depan kamar kos.
Tetapkan tingkatan sanksi terhadap berbagai pelanggaran yang dilakukan penghuni
kos. Misalnya, pelanggaran ringan seperti membuat gaduh, pelanggaran jam malam tanpa
alasan kuat atau meninggalkan sampah di dalam rumah kos akan berakibat teguran,
dimana empat kali teguran berarti pengusiran.
Untuk larangan yang agak berat seperti membawa lawan jenis ke kamar,
berarti pengusiran setelah tiga kali teguran. Akhirnya, pelanggaran berat
seperti pencurian atau membawa obat terlarang berakibat pengusiran segera
setelah ketahuan. Jika sudah menetapkan hal-hal tersebut di atas, barulah anda
mempertibangkan aspek finansial. Dalam memulai usaha kos-kosan, tarif tinggal
harus disesuaikan dengan keadaan rumah kos, fasilitas yang disediakan, jarak
dari kampus serta kota tempat rumah kos itu berada.
4.
Promosi
kepada Konsumen
Promosi kepada konsumen ada beberapa cara yang bisa kita gunakan dalam
promosi :
·
Pasang spanduk kost di sekitar kampus, terutama di
depan gerbang kampus
· Menitipkan brosur kost di minimarket sekitar kampus.
· Menitipkan brosur kost di minimarket sekitar kampus.
·
Menitipkan brosur kost di warnet atau tempat fotokopi.
Anda juga dapat meminta pengelola warnet untuk menjadikan materi promosi Anda
sebagai wallpaper di setiap komputer.
·
Menitipkan materi promosi di warung dan rumah makan.
Ini bisa dilakukan dengan menempel brosur kost di dinding warung atau rumah
makan, atau bisa juga dengan menempel brosur kost di tempat tissue.
·
Menitipkan brosur kost di tempat cuci mobil dan cuci
motor
·
Menempelkan brosur kost di tempat futsal, fitnes dan
sarana olahraga lainnya.
Sebelum melakukan promosi di atas. Alangkah baiknya meminta izin kepada
pihak – pihak yang bersangkutan.
2.3.
Kelebihan
dan Kekurangan
§ Kelebihan
-
Usaha rumah kostan bisa
dibilang usaha yang balik modalnya cepat, karena perputaran uangnya juga
tidak lama. Dalam waktu paling lama sepuluh tahun, maka modal bisa dipastikan
seluruh modal anda sudah bisa kembali plus untungnya.
-
Investasi rumah kost ini
merupakan investasi yang tidak akan pernah rugi, karena harganya tidak pernah
mengalami penurunan. Melainkan naik pada setiap tahunnya. Ditambah lagi jika
ada penambahan fasilitas tambahan, maka anda dapat menaikkan harga sewanya
minimal sebanyak 10 – 15 persen dari harga pasaran.
-
Peminatnya yang cukup tinggi
dan anda tidak akan pernah kekurangan pelanggan, karena data
menunjukkanhampir 90 persen poerantauan memerlukan kost–kostan. Apalagi jika
anda membangun di dekat kampus, sudah bisa dipastikan tidak pernah ada rumah
kost-kost yang kosong karena tidak ada penghuninya.
§ Kekurangan
-
Pembayaran kadang tersendat. Hal ini kerap terjadi,
karena umumnya penyewa rumah kos adalah mahasiswa yang belum memiliki
penghasilan sendiri atau pegawai toko yang bergaji tidak terlalu besar.
-
Rumah kos tidak lagi diminati jika kampus atau pusat
belanja yang berada di dekat lokasi tersebut pindah atau tutup. Akan tetapi hal
ini jarang sekali terjadi, sehingga berinvestasi rumah kos tetap menjadi
pilihan yang cukup aman.
2.4.
Mengatasi
Permintaan
1.
Permintaan
negatif
Terlalu banyak
kamar kost di daerah sekitar kampus atau perusahaan dan ada beberapa kost yang
lebih baik, sehingga sering di banding – bandingkan dan terkadang kamar kos
yang kita miliki.
2.
Permintaan
Positif
Kebutuhan akan rumah kost
selalu bertambah setiap tahun. Hal ini disebabkan karena pangsa pasar
bisnis kos kosan, yaitu mahasiswa dan karyawan selalu bertambah. Inilah yang menyebabkan bisnis kost
selalu ramai. Untuk memaksimalkan keuntungan, usahakan membangun rumah kost di
dekat daerah kampus atau pusat bisnis, karena kedua tempat tersebut merupakan
lokasi yang sangat diincar oleh para penyewa kost.
3.
Permintaan teratur
Penghasilan
dari bisnis kost bersifat rutin dan jangka panjang, karena tiap bulan akan menerima
penghasilan dari hasil sewa kost. Jangka waktu sewa kost juga cukup lama, bisa mencapai
beberapa tahun. Hal ini disebabkan karena sebagian besar penyewa kost adalah
mahasiswa yang merantau dari kota lain. Selama si penyewa kost masih kuliah, ia akan
tetap menyewa kost, bahkan beberapa penyewa kost yang telah
lulus kuliah memilih untuk bekerja di kota tersebut dan memutuskan untuk tetap
tinggal di kost.
4.
Permintaan tidak
teratur
Tidak semua
kamar kos terisi penuh, terkadang ada beberapa kamar kost yang tidak terisi
yang menyebabkan penghasilan yang di dapatkan berubah – ubah tergantung dengan
penyewa kamar kos.
BAB III
SIMPULAN
3.1. Simpulan
Berdasarkan data diatas ditinjau
dari faktor permintaan, keadaan potensi pasar, dan prospek pasar usaha kamar
kost di daerah sekitar kampus atau di daerah sekitar perusahaan sangat lanyak.
Berdasarkan pertimbangan
lokasi yang strategis, kontruksi bangunan dan fasilitas yang tersedia adalah
memenuhi kenyaman dan keamanan , maka dari aspek teknis proyek pembangunan kamar
kost adalah layak untuk dilaksanakan.
DAFTAR PUSTAKA



Komentar
Posting Komentar